Pada tulisan lalu saya pernah membahas bagaimana cara mengubah file system flashdisk dari FAT atau FAT32 menjadi NTFS. Kali ini saya akan membahas bagaimana memformat flashdisk dengan file system NTFS, beberapa orang mungkin biasa menggunakan "HP USB Disk Storage Format Tool" untuk melakukan hal tersebut, tapi disini saya menggunakan cara yang berbeda. langkahnya adalah: - Masukkan Flashdisk pada port USB yang ada di CPU Anda, maka komputer akan mendeteksi bahwa telah ditemukan hardware baru
- Buka Device Manager dengan klik start --> Run --> ketik devmgmt.msc

- Pada Device Manager, klik Disk drives maka akan tampil drive komputer anda, drive yang pertama adalah flashdisk Anda dan yang lainnya adalah Hardisk

- Double Klik pada Nama Flashdisk Anda, disini saya menggunakan Flashdisk Kingston

- Pindahkan ke tab Policies

- Ganti Write caching and Safe Removal dari Optimize for quick romoval menjadi Optimize for performance

- Klik OK
- Seteleh Selesai, coba lepaskan dulu Flashdisk anda dari CPU kemudian masukkkan lagi dan format Flashdisk Anda, pada bagian Flie System kini terdapat tiga pilihan yaitu NTFS, FAT, dan FAT32.
Semoga Berhasil..........!!!!!!
Tag
Pada flashdisk yang berfile system FAT atau FAT32 huruf pada labelnya pasti kapital/besar semua, lain halnya dengan file system NTFS disini kita bisa mengubah label flashdisk kita sesuai apa yang kita mau, bukan hanya dapat menyisipkan huruf besar dan kecil saja, file system NTFS juga dapat disisipkan karakter-karakter seperti ©,€,®,™ dan sebagainya. Dalam artikel kali ini saya ingin menjelaskan bagaimana cara mengubah file system dari FAT atau FAT32 menjadi NTFS.
Berikut langkah-langkahnya:
Klik Start Klik Run Pada kotak dialog Run, ketik CMD maka jendela Command Prompt akan terbuka Pada Command Prompt ketik Convert [drive dimana flashdisk berada] /fs:ntfs contoh: Convert H: /fs:ntfs Tunggu hingga proses convert selesai
Catatan: Jika pada proses convert terdapat perintah yang meminta anda merestart komputer, maka restartlah komputer anda.
Semoga Berhasil...!!!
Task Manager merupakan software bawaan windows yang biasa kita gunakan untuk melihat atau menghentikan proses yang sedang berjalan pada komputer. Tapi bagaimana jika software tersebut tidak dapat dibuka? Apakah itu karena ulah virus ataupun sengaja dikunci oleh pemiliki komputer. Bagi anda yang sering menggunakan Task Manager mungkin merasa kesal atas apa yang menimpa anda, Anda biasa menutup program yang sukar ditutup melalui Task Manager, tapi apa yang bisa anda lakukan jika Task Manager tersebut terkunci..? Apakah anda akan langsung merestart komputer anda lewat tombol reset CPU..? Mungkin itu yang kebanyakan orang lakukan, kalau merestartnya sekali dua kali sih tidak ada masalah, bagaimana kalau keseringan mungkin hardware anda yang akan jadi korban. Saya mau ngasih sedikit solusi buat anda, oke-lah pertama sih boleh merestart lewat tombol reset di CPU tapi setelah masuk windows kembali, ikuti langkah berikut: * Buka Notepad * Ketikkan kode berikut
[version] signature="$Chicago$" provider=ge2blog
[DefaultInstall] DelReg=hapus
[hapus] HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableTaskmgr
* Simpan dengan nama EnableTaskmgr.inf * Untuk menerapkan script tersebut, klik kanan EnableTaskmgr.inf kemudian pilih Install
Semoga Bermanfaat...!!!!!!
Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek, ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:
Untuk memotong Rumput 2 Dinar Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini 1 Dinar Untuk pergi ke took disuruh ibu ½ Dinar Untuk menjaga adik waktu ibu belanja ½ Dinar Untuk membuang sampah 1 Dinar Untuk nilai yang bagis 3 Dinar Untuk membersihkan dan menyapu halaman ½ Dinar Jadi jumlah utang ibu adalah 8 ½ Dinar
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya dan inilah yang ia tuliskan:
Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis Mengobati kamu dan mendoakan kamu, gratis Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis Anakku… dan kalau kamu menjumlahkan semuanya, Akan kau dapati bahwa harga cinta ibu adalah GRATIS
Seusai membaca apa yang ditulis sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya dan berkata “Bu, aku saying sekali sama ibu” kemudian ia mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar. “LUNAS”.
Sadarkah kita bahwa kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan, kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari kedua sisi. Menangkap pujian maupun kritikan, dan melihat mana yang benar.
Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita,, kita tetap kaya. Tak seorang pun yang dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang ada.
Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. Karena mulut adalah senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.
Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan dicintai, tetapi jangan mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan. Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini akan menjadi lebih indah.
Banyak orang pandai menyarankan agar kita memiliki suatu kepercayaan diri yang kuat. Pertanyaannya adalah diri yang manakah yang patut kita percayai? Apakah panca indera kita? Padahal kejituan panca indera seringkali tak lebih tumpul dari ujung pena yang patah. Apakah tubuh fisik kita? Padahal sejalan dengan lajunya usia, kekuatan tubuh memuai seperti lilin terkena panas. Ataukah pikiran kita? Padahal keunggulan pikiran tak lebih luas dari setetes air di samudera ilmu. Atau mungkin perasaan kita? Padahal ketajaman perasaan seringkali tak mampu menjawab persoalan logika. Lalu diri yang manakah yang patut kita percayai?
Semestinya kita tak memecah-belah diri menjadi berkeping-keping seperti itu. Diri adalah diri yang menyatukan semua pecahan-pecahan diri yang kita ciptakan sendiri. Kesatuan itulah yang disebut dengan integritas. Dan hanya sebuah kekuatan dari dalam diri yang paling dalam lah yang mampu menyatukan anda. Diri itulah yang patut anda percayai, karena ia mampu menggenggam kekuatan fisik, keunggulan pikiran dan kehalusan budi anda.
|
About Me
GIVE YOUR FEEDBURNER BUZZ BOOST JAVASCRIPT HERE
Archive
Live Traffic Feed
|